DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN DAERAH-1

Bookmark and Share



DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN DAERAH

Dinas Kehutanan dan Perkebunan Daerah Kabupaten Serdang Bedagai merupakan unsur pelaksana Pemerintah Daerah Kabupaten, dipimpin  oleh seorang Kepala Dinas yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Daerah melalui Sekretaris Daerah Kabupaten.

VISI DAN MISI

Visi merupakan pandangan jauh ke depan, cita-cita yang ingin diwujudkan oleh Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Serdang Bedagai. Dengan mengacu kepada pengertian tersebut direalisasikan dengan berpedoman kepada Visi Kabupaten Serdang Bedagai yaitu “Menjadikan Kabupaten Serdang Bedagai menjadi salah satu Kabupaten Terbaik dengan Masyarakat yang Pancasilais, Religius, Moderen dan Kompetitif” maka visi Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Serdang Bedagai dirumuskan menjadi sebagai berikut :

“Terwujudnya Masyarakat Maju dengan Kondisi Pancasilais, Religius, Moderen dan Kompetitif Dengan Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pemberdayaan Bidang Kehutanan dan Perkebunan Secara Berkelanjutan Dan Berwawasan Lingkungan, Beroientasi Agribisnis Dan Berbasis Pedesaan”.

Misi adalah sesuatu yang harus diemban dan dilaksanakan oleh instansi pemerintah sesuai visi yang ditetapkan agar tujuan organisasi dapat terlaksana dengan baik. Misi Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Serdang Bedagai sebagai berikut:

  • Memantapkan kepastian status kawasan hutan serta kualitas data dan informasi kehutanan .
  • Meningkatkan ketertiban peredaran hasil hutan.
  • Memantapkan penyelenggaraan perlindungan dan konservasi sumberdaya alam.
  • Memelihara dan meningkatkan fungsi dan daya dukung daerah aliran sungai (DAS)
  • Meningkatkan keseragaman persepsi masyarakat terhadap hutan dan kehutanan.
  • Meningkatkan produksi, produktivitas dan kualitas komoditi perkebunan rakyat.
  • Meningkatkan pengembangan agribisnis.
  • Pemberdayaan lahan dan air yang berkelanjutan.

TUJUAN DAN SASARAN

Tujuan adalah sesuatu yang ingin dicapai oleh Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Serdang Bedagai untuk mewujudkan misi. Berdasarkan visi dan misi diatas, disusun tujuan pembangunan yang akan dilaksanakan oleh Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Serdang Bedagai adalah sebagai berikut:

  • Meningkatnya kualitas sumber daya manusia yang berperan dalam pembangunan sektor kehutanan dan perkebunan.
  • Meningkatnya pengelolaan sumber daya alam di sektor kehutanan dan perkebunan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
  • Meningkatnya peran serta masyarakat dalam pembangunan kehutanan dan perkebunan di Kabupaten Serdang Bedagai.
  • Meningkatnya pendapatan masyarakat kehutanan dan perkebunan.
  • Meningkatnya upaya penyelesaian masalah di bidang kehutanan dan perkebunan.
  • Meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor kehutanan dan perkebunan.

Sasaran merupakan penjabaran atau implementasi dari misi yang akan dicapai atau dihasilkan dalam kurun waktu 1 (satu) tahun sampai dengan 5 (lima) tahun ke depan serta harus konsisten dengan tugas dan fungsi secara kolektif dengan mempertimbangkan kemampuan sumber daya yang dimiliki organisasi. Oleh karena itu, sasaran Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Serdang Bedagai merumuskan beberapa faktor kunci keberhasilan sehingga dapat menggambarkan arah dan strategi serta perbaikan yang ingin dilakukan untuk mewujudkan visi misi ke depan yaitu sebagai berikut:

  • Meningkatkan pembangunan kehutanan dan perkebunan melalui upaya intensifikasi, ekstensifikasi dan diversifikasi disertai penyuluhan, pelayanan dan bimbingan.
  • Meningkatkan pembangunan kehutanan melalui konservasi dan rehabilitasi sumber daya alam dan daerah aliran sungai dilakukan dengan rehabilitasi hutan dan lahan disertai dengan penyuluhan, pelayanan dan bimbingan.
  • Meningkatkan pembangunan perkebunan melalui pembinaan dan peningkatan produksi perkebunan rakyat disertai penyuluhan, pelayanan dan bimbingan.

DASAR HUKUM PEMBENTUKAN

Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai dalam hal melaksanakan  pembangunan di bidang pemerintahan dan kemasyarakatan yaitu bidang teknis kehutanan dan perkebunan dikelola/dilaksanakan oleh Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Serdang Bedagai yang kelembagaannya ditetapkan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Serdang Bedagai Nomor 30 Tahun 2007 tanggal 30 Nopember 2007 tentang Organisasi Dinas-Dinas Daerah Kabupaten Serdang Bedagai.

KEBIJAKSANAAN UMUM

Kebijakan merupakan usaha dan upaya untuk mengarahkan pencapaian visi dan misi ditentukan. Mengacu dan mempedomani visi dan misi yang telah disusun, maka Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Serdang Bedagai menyusun kebijakan yang akan mendukung pembangunan bidang kehutanan dan perkebunan sesuai dengan tugas dan fungsi yang menjadi wewenang Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Serdang Bedagai. Kebijakan yang disusun oleh Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Serdang Bedagai adalah sebagai berikut:

  • Pemantapan Kawasan Hutan. Kebijakan ini diperlukan untuk mendukung kelangsungan pembangunan kehutanan yang sesuai dengan peraturan dan perundang- undangan yang berlaku. Dengan kebijakan ini diharapkan hutan dan kehutanan dapat berdaya guna sesuai dengan fungsinya.
  • Peningkatan Daya Dukung Daerah Aliran Sungai ( DAS ). Pengelolaan sumberdaya lahan yang berbasis DAS dilakukan secara terintegrasi, sehingga  daerah aliran sungai (DAS) berfungsi lebih efektif dan mendukung berkurangnya lahan kritis pada DAS sehingga dapat mengurangi resiko bencana alam, terwujudnya Kabupaten Serdang Bedagai lestari yang menjamin tersedianya sumber daya yang dibutuhkan dalam pembangunan secara berkelanjutan serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat dalam usaha pengelolaan sumber daya alam yang dapat diperbaharui.
  • Peningkatan Pengamanan dan Perlindungan serta Pengawasan terhadap Pemanfaatan Hasil Hutan. Dengan peningkatan pengamanan, perlindungan dan pengawasan terhadap pemanfaatan hasil hutan diharapkan dapat mendukung terwujudnya Kabupaten Serdang Bedagai asri dan lestari. Hutan merupakan salah satu sumberdaya alam yang berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hutan merupakan sumber bahan baku industri yang mampu menciptakan lapangan kerja dan sumber ekosistem penyangga kehidupan serta penurun emisi karbon. Dengan pelaksanaan yang secaraa berkelanjutan, diarahkan pada pendayagunaan dan pengawasan dalam pemanfaatannya agar tidak menimbulkan konflik serta tetap menjaga kelestariannya yang akan menjamin keberlanjutan proses ekonomi,sosial dan lingkungan.
  • Rehablitasi Hutan dan Lahan. Peningkatan rehablitasi hutan dan lahan secara berkelanjutan, diharapkan dapat meningkatkan daya dukung lahan baik untuk kepentingan produksi, mengatur tata air, stabilitasi lingkungan serta pengurangan lahan kritis di Kabupaten Serdang Bedagai. Dengan pelaksanaan yang secara berkelanjutan, diarahkan pada keseimbangan antara pemanfaatan dan pembaharuan sumber daya alam terutama dibidang kehutanan dan perkebunan.
  • Peningkatan Produksi dan Produktivitas Kehutanan dan Perkebunan. Melalui peningkatan produksi dan produktivitas diharapkan akan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat terutama yang berusaha dibidang kehutanan dan perkebunan di Kabupaten Serdang Bedagai. Dengan adanya peningkatan produksi dan produktivitas komoditi kehutanan dan perkebunan akan mendukung kelangsungan dan ketersediaan bahan baku serta menjadikan sektor kehutanan dan perkebunan menjadi sumber bahan baku industri yang bernilai ekonomis.
  • Menumbuhkan Daya Saing dan Nilai Tambah. Kebijakaan dalam menumbuhkan daya saing dan nilai tambah ini,diarahkan pada modernisasi kegiatan perkebunan khususnya perkebunan rakyat, dalam arti bertahap para petani pekebun dan pelaku usaha perkebunan lainnya mampu menggunakan teknologi yang lebih maju baik dalam pengadaan bibit unggul dan pemanfaatan peralataan / teknologi pasca panen untuk meningkatkan mutu, efisiensi dan nilai tambah sehingga efektif mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
  • Peningkatan Pemanfaatan Sarana dan Prasarana. Peningkatan pemanfaatan sarana dan prasaraana ini diupayakan secara kualitas dan kuantitas yang akan mendukung pembangunan Kehutanan dan Perkebunan yang berkelanjutan dan berkeadilan. Dengan adanya kebijakan ini diharapkan pemanfaatan sarana dan prasarana semakin optimal yang akan mendukung pelaksanaan kebijakan lain yang telah disusun.

TUGAS POKOK DAN FUNGSI

Dalam kewenangan tersebut SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Serdang Bedagai diberikan tugas untuk melaksanakan kewenangan pada Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai dalam mengelola bidang Kehutanan dan Perkebunan, di bidang Rehabilitasi Lahan, Kehutanan, Produksi Perkebunan serta Budidaya dan Perlindungan.

Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud diatas, Satuan Kerja Perangkat Daerah Dinas Kehutanan dan Perkebunan menyelenggarakan fungsi :

  • Menyiapkan konsep kebijakan daerah dan pelaksanaan kewenangan daerah serta pelaksanaan tugas-tugas dinas di bidang Rehabilitasi Lahan, Kehutanan, Produksi Perkebunan serta Budidaya dan Perlindungan;
  • Merencanakan dan Pelaksanaan Pembangunan Jangka Menengah dan Tahunan di bidang Rehabilitasi Lahan, Kehutanan, Produksi Perkebunan serta Budidaya dan Perlindungan sesuai ketentuan yang ditetapkan;
  • Menyelenggarakan koordinasi dan kerjasama dengan pihak-pihak terkait, untuk pengembangan kapasitas Rehabilitasi Lahan, Kehutanan, Produksi Perkebunan serta Budidaya dan Perlindungan sesuai ketentuan yang ditetapkan;
  • Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Daerah dan Sekretaris Daerah, sesuai tugas dan fungsinya;
  • Memberikan masukan yang perlu kepada Kepala Daerah dan sekretaris Daerah, sesuai bidang tugas dan fungsinya;
  • Pelaporan dan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan fungsinya kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah, sesuai standar yang ditetapkan.

PROGRAM PRIORITAS UTAMA

Untuk mengimplementasikan kebijakan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Serdang Bedagai Tahun 2011-2015 menyusun dan merencanakan akan melaksanakan Program Prioritas sebagai berikut :

  • Perencanaan Makro Bidang Kehutanan dan Pemantapan Kawasan Hutan
  • Peningkatan Pemanfaatan Hutan Produksi
  • Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Perlindungan Hutan
  • Peningkatan Fungsi dan Daya Dukung DAS Berbasis Pemberdayaan Masyarakat
  • Peningkatan Rehabilitasi Lahan dan Konservasi Sumber Daya Hutan
  • Peningkatan Daya Saing dan Nilai Tambah
  • Pengembangan Agribisnis Perkebunan
  • Peningkatan Produksi, Produktivitas dan Mutu Tanaman Perkebunan
  • Penerapan Teknologi Pertanian/Perkebunan
  • Peningkatan Ketahanan Pangan
  • Peningkatan Produksi dan Produktivitas Tanaman Perkebunan
  • Peningkatan Kesejahteraan Petani
  • Pengembangan Pengelolaan Lahan dan Kebun
  • Dana Sinergis Program

PERATURAN-PERATURAN YANG BERKAITAN DENGAN KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN

Kehutanan

  • UU RI Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria
  • UU RI Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekositemnya
  • UU RI Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan
  • UU RI Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan Pengelolaan Lingkungan Hidup
  • UU RI Nomor 19 Tahun 2004 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perubahan Atas UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan menjadi Undang-Undang
  • Peraturan Pemerintah RI Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah
  • Peraturan Pemerintah RI Nomor 59 Tahun 1998 tentang Tarif Jasa Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Departemen Kehutanan dan Perkebunan
  • Peraturan Pemerintah RI Nomor 34 Tahun 2002 tentang Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan, Pemanfaatan Hutan dan Penggunaan Kawasan Hutan
  • Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2002 tentang Dana Reboisasi
  • Peraturan Pemerintah RI Nomor 6 Tahun 2007 tentang Tata Hutan dan Penyusunan Pengelolaan Hutan serta Pemanfaatan Hutan
  • Peraturan Pemerintah RI Nomor 58 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2002 tentang Dana Reboisasi
  • Peraturan Pemerintah RI Nomor 2 Tahun 2008 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berasal Dari Penggunaan Kawasan Hutan Untuk Kepentingan Pembangunan di Luar Kegiatan Kehutanan Yang Berlaku Pada Departemen Kehutanan
  • Peraturan Pemerintah RI Nomor 3 Tahun 2008 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2007 tentang Tata Hutan dan Penyusunan Pengelolaan Hutan serta Pemanfaatan Hutan
  • Peraturan Pemerintah RI Nomor 10 Tahun 2010 tentang Tata Cara Perubahan Peruntukan dan Fungsi Kawasan Hutan
  • Peraturan Pemerintah RI Nomor 24 Tahun 2010 tentang Penggunaan Kawasan Hutan
  • Peraturan Pemerintah RI Nomor 36 Tahun 2010 tentang Pengusahaan Pariwisata Alam di Suaka Margasatwa, Taman Nasional, Taman Hutan Raya dan Taman Wisata Alam
  • Peraturan Pemerintah RI Nomor 27 Tahun 2012 tentang Izin Lingkungan
  • Inpres RI Pemerintah Nomor 10 Tahun 2011 tentang Penundaan Pemberian Izin Baru dan Penyempurnaan Tata Kelola Hutan Alam Primer dan Lahan Gambut
  • Permenhut Nomor P.37/Menhut-II/2007 tentang Hutan Kemasyarakatan
  • Permenhut Nomor P.16/Menhut-II/2007 tentang Rencana Pemenuhan Bahan Baku Industri (RPBBI) Primer Hasil Hutan Kayu
  • Permenhut Nomor P.33/Menhut-II/2007 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.51/Menhut-II/2006 tentang Penggunaan Surat Keterangan Asal Usul (SKAU) untuk Pengangkutan Hasil Hutan Kayu Yang Berasal dari Hutan Hak
  • Permenhut Nomor P.43/Menhut-II/2008 tentang Pedoman Pinjam Pakai Kawasan Hutan
  • Permenhut Nomor P.49/Menhut-II/2008 tentang Hutan Desa
  • Permenhut Nomor P.33/Menhut-II/2009 tentang Pedoman Inventarisasi Hutan Menyeluruh Berkala (IHMB) Pada Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Pada Hutan Produksi
  • Permenhut Nomor P.50/Menhut II/2009 tentang Penegasan Status dan Fungsi Kawasan Hutan
  • Permenhut Nomor P.71/Menhut–II/2009 tentang Pedoman Penyelenggaraan Hutan Kota
  • Permenhut Nomor P.02/Menhut-II/2010 tentang Sistem Informasi Kehutanan
  • Permenhut Nomor P.7/Menhut-II/2010 tentang Pelimpahan Sebagian Urusan Pemerintahan (Dekonsentrasi) Bidang Kehutanan Tahun 2010 Kepada 33 Gubernur Pemerintah Provinsi Selaku Wakil Pemerintah
  • Permenhut Nomor P.42/Menhut-II/2010 tentang Sitem Perencanaan Kehutanan
  • Permenhut Nomor P.47/Menhut-II/2010 tentang Panitia Tata Batas Kawasan Hutan
  • Permenhut Nomor P.48/Menhut-II/2010 tentang Pengusahaan Pariwisata Alam di Suaka Margasatwa, Taman Nasional, Taman Hutan Raya dan Taman Wisata Alam
  • Permenhut Nomor P.18/Menhut-II/2011 tentang Pedoman Pinjam Pakai Kawasan Hutan
  • Permenhut Nomor P.19/Menhut-II/2011 tentang Penataan Batas Areal Kerja Izin Pemanfaatan Hutan
  • Permenhut Nomor P.50/Menhut-II/2011 tentang Pengukuhan Kawasan Hutan
  • Permenhut Nomor P.52/Menhut-II/2011 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.37/Menhut-II/2007 tentang Hutan Kemasyarakatan
  • Permenhut Nomor P.4/Menhut-II/2012 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.48/Menhut-II/2010 tentang Pengusahaan Pariwisata Alam di Suaka Margasatwa, Taman Nasional, Taman Hutan Raya dan Taman Wisata Alam
  • Permenhut Nomor P.6/Menhut-II/2012 tentang Pelimpahan Sebagian Urusan Pemerintahan (Dekonsentrasi) Bidang Kehutanan Tahun 2012 Kepada 33 Gubernur Pemerintah Provinsi Selaku Wakil Pemerintah
  • Permenhut Nomor P.22/Menhut-II/2012 tentang Pedoman Kegiatan Usaha Pemanfaatan Jasa Lingkungan Wisata Alam Pada Hutan Lindung
  • Permenhut Nomor P.30/Menhut-II/2012 tentang Penatausahaan Hasil Hutan Yang Berasal Dari Hutan Hak
  • Permenhut Nomor P.38/Menhut-II/2012 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.18/Menhut-II/2011 tentang Pedoman Pinjam Pakai Kawasan Hutan
  • Permenhut Nomor P.44/Menhut-II/2012 tentang Pengukuhan Kawasan Hutan

Perkebunan

  • UU Nomor 12 Tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman
  • UU Nomor 29 Tahun 2000 tentang Perlindungan Varietas
  • UU Nomor 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan
  • Permentan Nomor 26/Permentan/OT.140/2/2007 tentang Pedoman Perizinan Usaha Perkebunan
  • Permentan Nomor 07/Permentan/OT.140/2/2009 tentang Pedoman Penilaian Usaha Perkebunan

TUGAS DAN FUNGSI

dinas Kehutanan dan Perkebunan Daerah Kabupaten Serdang Bedagai mempunyai tugas melaksanakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai dalam bidang Pengelolaan Kehutanan dan Perkebunan.

Tugas umum pemerintahan

Koordinasi dengan instansi vertikal

Dinas Kehutanan dan Perkebunan Daerah Kabupaten Serdang Bedagai dalam rangka melaksanakan tugas-tugas di bidang teknis kehutanan berkoordinasi dengan Departemen Kehutanan Republik Indonesia c/q Sub Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Wampu Sei Ular Medan, antara lain untuk pelaksanaan Kegiatan Dana Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan (GN-RHL ). Sedangkan di bidang perkebunan berkoordinasi dengan Departemen Pertanian Republik Indonesia c/q Direktorat Jenderal Keuangan Wilayah II Sumatera Utara yaitu Kegiatan Dana Alokasi Khusus Bidang Perkebunan

Pembinaan batas wilayah/tata batas hutan

Dalam perencanaan kehutanan tetap berpedoman yang sifatnya dapat memberikan arah yang menjamin tercapainya tujuan penyelenggaraan kehutanan yang dilaksanakan secara transparan, partisipatif, terpadu serta memperhatikan ketentuan yang berlaku. Dalam kepengurusan untuk mengelola kawasan hutan dilakukan melalui inventarisasi hutan untuk mengetahui dan memperoleh data serta informasi tentang sumber daya, potensi kekayaan alam hutan serta keberadaan lingkungan secara lengkap baik mengenai status dan keadaan fisik hutan di tingkat propinsi, kabupaten / kota. Hal ini untuk keabsahan tata batas hutan dan status kawasan hutan ditetapkan oleh Menteri Kehutanan Republik Indonesia c/q Balai Planologi Kehutanan Sumatera Utara. Berdasarkan ketentuan Undang Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan pada Bagian II pasal 13 mengatur tentang Inventarisasi Hutan dan Bagian III pasal 14 mengatur tentang Pengukuhan Kawasan Hutan. Untuk lebih jelasnya sesuai sesuai dengan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor SK.44 / Menhut-II / 2005 tentang Penunjukan Kawasan Hutan Di Wilayah Propinsi Sumatera Utara Seluas ± 2.742.120 Ha, menetapkan sesuai dengan fungsi hutan di Sumatera Utara dirinci sebagai berikut :

  • Kawasan Suaka Alam / Kawasan Pelestarian Alam:  ±    477.070 Ha
  • Hutan Lindung:    ± 1.297.330 Ha
  • Hutan Produksi Terbatas: ±  879.270 Ha
  • Hutan Produksi Tetap: ± 1.035.690 Ha
  • Hutan Produksi Yang Dapat Dikonversi: ±  52.760 Ha
  • Jumlah: ±  3.742.120 Ha

Kabupaten Serdang Bedagai memiliki kawasan hutan menurut fungsinya sebagai berikut :

  • Kecamatan Kotarih, Lokasi Register Silinda dengan Nomor Register : Reg.3 / SG, seluas 3.620 Ha yang berfungsi sebagai Hutan Produksi Terbatas.
  • Kecamatan Sipispis , Lokasi Register Simbolon II dengan Nomor Register : Reg.2 / PB, seluas 2.670 Ha yang berfungsi sebagai Hutan Lindung.
  • Kecamatan Dolok Merawan, Lokasi Register Pertuntungan dengan Nomor Register : Reg.1 / PB, seluas 500 Ha yang berfungsi sebagai Hutan Produksi .
  • Kecamatan Tanjung Beringin, Hutan Mangrove seluas 43,51 Ha.
  • Kecamatan Bandar Khalipah, Hutan Mangrove seluas 163,30 Ha.
  • Kecamatan Pantai Cermin, Hutan Mangrove seluas 50 Ha.
  • Kecamatan Perbaungan, Hutan Mangrove seluas 357,92 Ha.

Pencegahan dan penanggulangan bencana

Pada wilayah kerja Kabupaten Serdang Bedagai, memiliki hutan produksi terbatas, hutan lindung dan hutan produksi sebagaimana yang diuraikan di atas, maka untuk pencegahan dan penanggulangan bencana alam telah dilakukan upaya / antisipasi penanggulangan bencana alam dimaksud melalui kegiatan APDB Kabupaten Serdang Bedagai Tahun Anggaran antara lain :

  • Kegiatan penghijauan bibit kayu-kayuan.
  • Kegiatan penanaman hutan mangrove di wilayah pantai.

Tugas perbantuan yang diberikan

Dasar hukum bidang kehutanan dan bidang perkebunan

Pada Dinas Kehutanan dan Perkebunan Daerah Kabupaten Serdang Bedagai selain daripada melaksanakan tugas-tugas desentralisasi / otonom yang menjadi kewenangannya masih ada tugas-tugas bidang teknis yang diberikan oleh Pemerintah Pusat sebagai kewenangan di bidang teknis baik dari Departemen Kehutanan Republik Indonesia maupun Departemen Pertanian Republik Indonesia yang hal ini sesuai dengan dasar hukum sebagai berikut :

  • Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.
  • Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 1985 tentang Perlindungan Hutan dan Peraturan Pelaksanaannya.
  • Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan.

Instansi pemberi tugas

Dalam rangka implementasi dari dasar hukum di atas maka Dinas Kehutanan dan Perkebunan Daerah Kabupaten Serdang Bedagai melaksanakan tugas – tugas di bidang teknis kehutanan dari Departemen Kehutanan Republik Indonesia c/q Sub Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Wampu Sei Ular Medan, yaitu Kegiatan Dana Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan ( -GN-RHL). Dari Departemen Pertanian Republik Indonesia c/q Direktorat Jenderal Keuangan Wilayah II Sumatera Utara yaitu Kegiatan Dana Alokasi Khusus Bidang Perkebunan. Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Daerah Kabupaten Serdang Bedagai mempunyai fungsi:

  • Perumusan Kebijakan teknis di bidang Kehutanan dan Perkebunan
  • Pemberian perizinan dan pelaksanaan pelayanan umum di bidang Kehutanan dan Perkebunan
  • Pengelolaan administrasi umum yang meliputi ketatausahaan, kepegawaian, keuangan, peralatan/perlengkapan dan organisasi dinas
  • Pembinaan terhadap Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD)

KEGIATAN DAN EVALUASI TAHUN ANGGARAN 2005

  • Program pola tanam dan tertib tanam (P2T3), Pada program ini dilaksanakan kegiatan bimbingan pengaturan pola tanam dan tertib tanam di kecamatan Perbaungan
  • Program pelatihan, Pada program ini dilaksanakan kegiatan latihan BPP
  • Program inventarisasi kilang padi, Pada program ini dilaksanakan kegiatan pembinaan perusahaan penggilingan padi di 11 kecamatan
  • Program inventarisasi kios saprodi, Pada program ini dilaksanakan kegiatan pembinaan kios saprodi di 11 kecamatan
  • Program bantuan bibit pisang, Pada program ini dilaksanakan kegiatan bantuan bibit pisang barangan seluas 2 ha di kec. Dolok Merawan
  • Program pembuatan pelaksanaan posko, Pada program ini dilaskanakan kegiatan pembuatan dan pelaksanaan posko di 11 kecamatan
  • Program pembinaan perkebunan rakyat, pada program ini dilaksanakan kegiatan bantuan pengadaan bibit kakao untuk oerkebunan rakyat di 11 kecamatan wilayah kabupaten Serdang Bedagai, sebanyak 8.250 batang.
  • Program pembinaan kesehatan hewan ternak, pada program ini dilaksanakan kegiatan pencegahan, pemberantasan dan pengobatan penyakit hewan menular sebanyak 5.600 dosis di kabupaten Serdang Bedagai.

Pada tahun anggaran 2005 yang dilaksanakan hanya kegiatan aparatur daerah, sedangkan kegiatan pelayanan publik tidak terlaksana karena pencairan dana APBD tahun anggaran 2005 terlambat disetujui oleh DPRD Kabupaten Serdang Bedagai, akhirnya semua dana kegiatan pelayanan publik TA 2005 dikembalikan ke kas daerah kabupaten Serdang Bedagai.

KEGIATAN DAN EVALUASI TAHUN ANGGARAN 2006

  • Program pembangunan dan pembinaan kehutanan, program ini meliputi 4 kegiatan yaitu:
    • Penghijauan tanaman buah-buahan di 11 kecamatan
    • Penghijauan turus jalan di kecamtan sei Rampah, Pantai Cermin, Teluk Mengkudu, Perbaungan dan Tanjung Beringin
    • Monitoring dan pembinaan terhadap industri pengolahan hasil hutan kayu dan perizinan kayu rakyat
    • Pembinaan peningkatan pengetahuan masyarakat desa di sekitar pantai kecamatan Bandar Khalipah, Tanjung Beringin, Teluk Mengkudu dan Pantai Cermin tentang pelestarian hutan bakau (mangrove)
  •  Program peningkatan produksi perkebunan rakyat, program ini meliputi 6 kegiatan yaitu:
    • Pembuatan kebun bibit dan kebun entres
    • Memberikan bantuan bibit kakao di 11 kecamatan
    • Penyusunan duku katalog tanaman
    • Sosialisasi PERDA dan perundang-undangan
  • Penyuluhan bidang kehutanan dan perkebunana di 11 kecamatan
  • Kelembagaan benih/bibit perkebunan

Untuk kegiatan pelayanan publik, belanja modal telah terealisasi sebanyak 87,75% dan kegiatan publik masih pada tahap proses penyelesaian administrasi dan persiapan lapangan

RENCANA KERJA TAHUN 2007                       

Program rehabilitasi hutan dan lahan
  • Pengadaan dan penanaman pohon penghijauan di halaman sekolah SD, SLTP dan SLTA 5.000 batang
  • Pengadaan dan penanaman pohon mahoni pada turus jalan 22.5 km (5.500 batan) jarak tanam 5 m di 11 kecamatan
  • Bantuan biaya penanaman hutan mangrove kepada kelompok tani sebanyak 25 HA (3.300 batan/ha) di kec. Teluk Mengkudu, Kec. Tanjung Beringin, Kec. Pantai Cermin
  • Pengamanan hutan dan peredaran hasil hutan/hutan hak rakyat dari praktek illegal logging
  • Pembuatan kebun bibit desa (KBD) jenis kayu-kayuan dan buah-buahan untuk penghijauan di lingkungan rumah masyarakat dan tanah-tanah kosong sebanyak 11.000 batang di 11 kecamatan
  • Penyuluhan rehabilitasi hutan dan lahan kepada masyarakat sekitar hutan dan lokasi kegiatan penghijauan di 11 kecamatan
  • Bantuan biaya tenaga penyuluh lapangan penghijauan dan reboisasi harian lepas untuk 4 orang
  • Bantuan biaya kelancaran tugas penyuluh lapangan penghijauan dan reboisasi untuk 4 orang
  • Pembinaan kepada pengusaha pengolahan hasil hutan dan non hutan dalam rangka pemenuhan bahan baku industri (RPBBI) dan retribusi PAD tahun 2007
  • Pembangunan pos pemeriksaan peredaran hasil hutan dan pengutipan retribusi hasil hutan hak /rakyat sebanyak 2 unit
  • Pembuatan dan pemasangan papan larangan untuk pengamanan kawasan hutan sebanyak 30 unit di 6 kecamatan
  • Penyelenggaran acara puncak aksi rehabilitasi hutan dan lahan (RHL)
  • Pengadaan kendaraan roda dua untuk sarana penyuluhan dan pengutipan retribusi untuk peningkatan PAD sebanyak 4 unit
  • Pengadaan kendaraan roda empat gerdang dua untuk patroli polisi kehutanan (POLHUT) dalam rangka pengamanan dan pengawasan kawasan hutan dan hasil hutan sebanyak 1 unit
  • Pembuatan peta trayek, tata batas kawasan hutan pantai 50 km
  • Budidaya jamur dengan memanfaatkan limbah kayu dan kelapa sawit di kec. Sei Rampah dan Teluk mengkudu.
  • Inventarisasi perambahan hutan dan lahan kritis di 11 kecamatan.
  • Pengadaan perlengkapan polisi kehutanan (pakaian, peralatan, atribut dan lain-lain)
  • Pembuatan brosur sebagai sarana penyuluhan tentang manfaat hutan dan pelestariannya untuk diberikan kepada sekolah SD, SLTP, SLTA, kelompok tani dan lain-lain sebanyak 5.000 exp.
Program pengelolaan lahan dan air
  • Pembuatan okulasi bibit karet sebanyak 25.000 batang di kec. Sei Rampah dan Dolok Masihul
  • Pembuatan okulasi bibit kakao sebanyak 22.000 batang di kec Sei Rampah dan Dolok Masihul
  • Pengadaan kecambah bibit kelapa sawit dan kantong plastik untuk pembuatan bibit kelapa sawit bersertifikat sebanyak 7000 batang di kec. Sei Rampah dan Kec. Dolok Masihul
  • Pemeliharan bibit karet okulasi sebanyak 25000 batang di kec. Sei Rampah dan kec. Dolok Masihul
  • Pemeliharaan bibit kakao okulasi sebanyak 22000 batang di kec. Sei Rampah dan kec. Dolok Masihul
  • Pemeliharaan bibit kelapa sawit bersertifikat sebanyak 7000 batang di kec. Sei Rampah dan kec. Dolok Masihul
  • Pengadaan entres bibit karet sebanyak 25000 entres di kec. Sei Rampah dan Kec. Dolok Masihul
  • Pengadaan entres bibit kakao sebanyak 22000 entres di kec. Sei Rampah dan kec. Dolok Masihul
  • Sosialisasi peraturan perundang-undangan perkebunan dan peraturan daerah kabupaten Serdang Bedagai di 11 kecamatan
  • Pengadaan pupuk, obat-obatan dan peralatan untuk kebun bibit perkebunan
  • Pemagaran kebun bibit tanaman perkebunan
  • Pemeliharaan bibit dan sarana dan prasarana kebun bibit tanaman perkebunan di kec. Sei Rampah dan Dolok Masihul
  • Pelatihan petani pekebun 11 kelompok (30 orang/kelompok) di 11 kecamatan.
  • Upah pekerja kebun bibit 3 orang di Kec. Sei Rampah dan Dolok Masihul
  • Pembuatan gudang tempan penyimpanan peralatan kebun bibit di kecamatan Sei Rampah dan Dolok Masihul
  • Pembuatan rumah pekerja kebun bibit 3 unit di kecamatan Sei Rampah dan Dolok Masihul
  • Pembuatan bak penyimpan air 2 unit di kec. Sei Rampah dan Kec. Dolok Masihul
  • Pengawasan peredaran pupuk subsidi untuk tanaman perkebunan rakyat di 11 kecamatan
  • Pengawasan peredaran bibit tanaman perkebunan di 11 kecamatan
  • Pengadaan bantuan peralatan panen, pupuk dan obat-obatan kepada petani pekebun di 11 kecamatan
  • Penyuluhan kepada petani pekebun di 11 kecamatan
  • Studi banding sistem bercocok tanam dan pengolahan hasil perkebunan di tingkat kecamatan, tingkat kabupaten kelompok ani dan pendamping
  • Perlombaan keterampilan petani pekebun
  • Pembinaan sekolah lapang pengendalian hama terpadu (SLPHT)
  • Kegiatan pameran tingkat kecamatan, tingkat kabupaten dan propinsi
  • Inventaris calon lokasi dan calon petani (CP/CL) petani pekebun di pedesaan di 11 kecamatan
  • Pembinaan petani pekebun di pedesaan tentang sistem pengelolaan hasil perkebunan di 11 kecamatan
  • Pembuatan buku pintar petani pekebun sebanyak 5.500 exp
  • Bantuan biaya tenga penyuluh lapangan perkebunan harian lepas sebanyak 4 orang
  • Bantuan biaya kelancaran tugas penyuluhan lapangan perkebunan sebanyak 8 orang
  • Pembuatan anderstum (batang bawah) bibit karet sebanyak 25 batang di kec. Sei Rampah dan Dolok Masihul
  • Pembuatan anderstum (batang bawah) bibit coklat sebanyak 22000 batang di kec. Sei Rampah dan Dolok Masihul
  • Pembuatan ruang pertemuan kelompok tani dan anggota petani pekebun seluas 100 m2 di kec. Sei Rampah dan Dolok Masihul
  • Pengadaan peralatan ruang pertemuan kelompok tani dan anggotanya di kec. Sei Rampah dan Dolok Masihul
  • Pembuatan bibit kepala sawit untuk diberikan kepada masyarakat petani sejumlah 3000 batang di 11 kecamatan
  • Pembuatan bibit kelapa kakao untuk diberikan kepada masyarakat petani sejumlah 3000 batang di 11 kecamatan
  • Pembuatan pelindung bibit sawit, kakao dan karet
  • Pengadaan bibit sawit siap tanam untuk diberikan kepada masyarakat pada desa percontohan, desa menuju wisata dan desa binaan PKK sebanyak 3000 batang di kec. Pantai Cermin, Kec. Dolok Merawan, Kec. Teluk Mengkudu, Kec. Tebing Tinggi
  • Pengadaan bibit kakao siap tanam untuk diberikan kepada masyarakat pada desa percontohan, desa menuju wisata dan desa binaan PKK sebanyak 3000 batang di kec. Pantai Cermin, kec. Dolok Merawan, Kec. Teluk Mengkudu, kec. Tebing Tinggi
  • Pembinaan kepada masyarakat penerima bantuan bibit kelapa sawit dan kakao di kec. Pantai Cermin, Kec. Dolok Merawan, Kec. Teluk Mengkudu, kec. Tebing Tinggi

PRIORITAS DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN DAERAH TAHUN ANGGARAN 2007 DAN 2008

Berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor : SK.456 / Menhut-VII / 2004 tanggal 29 Nopember 2004 telah ditetapkan 5 ( Lima ) Kebijakan Prioritas Bidang Kehutanan, dalam Program Pembangunan Nasional Kabinet Indonesia Bersatu, menetapkan Kebijakan Prioritas Bidang Kehutanan Dalam Program Pembangunan Nasional yang terdiri dari :

  • Pemberantasan pencurian kayu di hutan negara dan perdagangan kayu illegal.
  • Revatalisasi sektor kehutanan, khususnya industri kehutanan.
  • Rehabilitasi dan konservasi sumber daya hutan.
  • Pemberdayaan ekonomi masyarakat di dalam dan di sekitar kawasan hutan.
  • Pemantapan kawasan hutan.

Dengan program kebijakan prioritas bidang kehutanan tersebut di atas maka pada wilayah Kabupaten Serdang Bedagai dilaksanakan melalui 4 (empat) program yang hal ini akan diprioritaskan pelaksanaannya untuk kegiatan Tahun Anggaran 2007 dan 2008, terdiri dari :

  • Program pemberantasan pencurian kayu di hutan negara dan perdagangan kayu illegal, yang meliputi kegiatan :
    • Pengadaan sarana untuk patroli pengamanan hutan.
    • Pengadaan peralatan pengamanan hutan dan hasil hutan.
    • Penyediaan biaya operasional pengamanan hutan dan hasil hutan.
  • Program rehabilitasi dan konservasi sumber daya hutan, yang meliputi kegiatan :
    • Melaksanakan penghijauan kanan dan kiri turus jalan dengan tanaman mahoni dan tanaman jenis lainnya.Pengadaan bibit buah – buahan ( durian, mangga, sukun, rambutan, duku, manggis, dll ) untuk penghijauan kantor – kantor pemerintah, sekolah – sekolah, rumah ibadah, rumah penduduk, lahan kosong dan lahan kritis.Pelaksanaan penghijauan di bantaran sungai ular ± 10 km dengan tanaman mahoni, trembesi, asam jawa, mangga, dll.
  • Program pemberdayaan ekonomi masyarakat di dalam dan di sekitar kawasan hutan, yang kegiatannya melalui pelaksanaan pelatihan petani.
  • Program pemantapan kawasan hutan yang kegiatannnya melalui pembuatan trayek tata batas kawasan hutan pantai.

Sedangkan kebijakan prioritas di bidang perkebunan disusun melalui progaram yang sudah ditetapakan, dan direncanakan untuk direalisasikan pada wilayah Kabupaten Serdang Bedagai terdiri dari :

Program Direktorat Jenderal Perkebunan

  • Pengadaan bibit kelapa sawit siap tanam untuk petani di pedesaan .
  • Pengadaan bibit karet okulasi siaptanam untuk petani di pedesaan .
  • Pengadaan bibit kelapa siap tanam untuk petani di pedesaan .
  • Pengadaan bibit kakao okulasi siap tanam untuk petani di pedesaan .
  • Pemanfaatan penjaga kebun entres dan pembibitan.
  • Melaksanakan perawatan kebun dan entres dan pembibitan .
  • Pembuatan pembibitan karet batang bawah ( Understump ) .
  • Pembuatan okulasi karet .
  • Pembuatan bibit karet okulasi pada kantong plastik .
  • Pengadaan kayu entres karet .
  • Pembuatan pembibitan kakao batang bawah ( Understump ) .
  • Pembuatan okulasi kakao .
  • Pembuatan bibit kakao okulasi pada kantong plastik .
  • Pengadaan kayu entres kakao .
  • Pengadaan benih kelapa sawit .
  • Pembuatan bibit kelapa sawit .
  • Pengadaan pupuk dan peralatan, antara lain :
    • NPK
    • Fungisida
    • Herbisida
    • Urea
    • Pestisida
    • Cangkul
  • Melaksanakan pendataan perizinan perkebunan BUMN, Swasta Asing, Swasta Nasional, BUMD dan Kebun Rakyat .
  • Melaksanakan monitoring dan evaluasi penanaman jarak pagar (Jatropha curcas L).
  • Melaksanakan pembinaan anggota kelompok Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu ( SL-PHT ).
  • Pengadaan tanah untuk perluasan kebun entres dan pembibitan.
  • Melaksanakan penyuluhan di bidang perkebunan.
Program Direktorat Jenderal Pengelolaan Lahan dan Air
  • Pembuatan jalan usaha tani perkebunan rakyat .
  • Pembuatan embung

PROGRAM-PROGRAM UTAMA YANG TELAH DILAKSANAKAN TAHUN 2010  -  2012

Tahun 2010

Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan. Kegiatan:

  • Pengamanan Kawasan Hutan dan Hutan Mangrove
  • Pembuatan Papan Larangan untuk Pengamanan Kawasan Hutan
  • Pengembangan Budidaya Aren
  • Bantuan Biaya Penanaman Hutan Mangrove Kepada Kelompok Tani
  • Forum Kawasan Ekosistem Mangrove Kab. Serdang Bedagai 

Program Perlindungan Konservasi Sumber Daya Hutan. Kegiatan:

  • Pemeliharaan Turus Jalan
  • Sosialisasi Rehabilitasi Hutan dan Lahan 

Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Pertanian/Perkebunan. Kegiatan:

  • Penyusunan Buku/Brosur Produk Perkebunan

Program Pembinaan dan Penertiban Industri Hasil Hutan/Hutan Hak Rakyat. Kegiatan:

  • Pengawasan Peredaran Hasil Hutan/Hutan Hak Rakyat

Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan. Kegiatan

  • Penyediaan Sarana Produksi Pertanian/Perkebunan
  • Pengembangan Bibit Unggul Pertanian/Perkebunan
  • Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Statistik Perkebunan Rakyat
  • Pemberdayaan Kebun Bibit Tanaman Perkebunan Pemkab. Serdang Bedagai.
  • Pemeliharaan Pohon Entres Karet dan Kakao Kebun Bibit Tanaman Perkebunan Pemkab. SerdangBedagai
  • Pengelolaan Lahan dan Air 

Program Peningkatan Kesejahteraan Petani. Kegiatan

  • Pembinaan dan Pemberdyaan Penangkar Bibit Tanaman Perkebunan 

Program Pengembangan Agrobisni. Kegiatan

  • Pendataan Perizinan Usaha Perkebunan
  • Pameran Tingkat Kabupaten, Propinsi dan Pusat 

Tahun 2011

Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan. Kegiatan:

  • Pembuatan Bibit/Benih Tanaman Kehutanan
  • Pembuatan Papan Larangan untuk Pengamanan Kawasan Hutan 

Program Perlindungan Konservasi Sumber Daya Hutan. Kegiatan:

  • Pemeliharaan Turus Jalan
  • Pengamanan Kawasan Hutan dan Tanaman Mangrove
  • Budidaya Trembesi
  • Sosialisasi One Billion Indonesia Trees (OBIT) 

Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Pertanian/Perkebunan. Kegiatan:

  • Peningkatan Infrastruktur Perkebunan Rakyat

Program Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian/Perkebunan. Kegiatan:

  • Sosialisasi Pelaksanaan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Sektor Perkebunan

Program Pembinaan dan Penertiban Industri Hasil Hutan. Kegiatan:

  • Pengawasan Peredaran Hasil Hutan/Hutan Hak Rakyat
  • Pembinaan IUIPHHK
  • Monitoring dan Evaluasi Peredaran Hasil Hutan pada IUIPHHK

Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan. Kegiatan

  • Penyediaan Sarana Produksi Pertanian/Perkebunan
  • Pengembangan Bibit Unggul Pertanian/Perkebunan
  • Pengelolaan Lahan dan Air
  • Sosialisasi Pengendalian Hama Terpadu Tanaman Kakao
  • Penyediaan Sarana dan Prasarana Perbenihan/Pembibitan Tanaman Pekebunan.

Program Pengembangan Agrobisnis. Kegiatan

  • Monitoring dan Pembinaan Usaha Perkebunan
  • Pameran Tingkat Kabupaten, Propinsi dan Pusat

Tahun 2012

Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan. Kegiatan:

  • Sosialisasi Pengolahan Hasil Produksi Mangrove
  • Pembinaan dan Rehabilitasi Hutan dan Lahan

Program Peningkatan Produksi Pertanian/Perkebunan. Kegiatan:

  • Penyediaan Sarana Produksi Pertanian/Perkebunan
  • Pengadaan Bibit Tanaman Perkebunan

Program Peningkatan Kesejahteraan Petani. Kegiatan:

  • Pembinaan Pengendalian OPT Perkebunan

Program Pengembangan Agrobisnis. Kegiatan

  • Monitoring dan Pembinaan Usaha Perkebunan
  • Pameran Tingkat Kabupaten, Propinsi dan Pusat

Program Peningkatan Usaha Industri Primer Kehutanan. Kegiatan:

  • Pemanfaatan Hutan Produksi Stock Opname pada IUIPHHK
  • Pemanfaatan Hutan Produksi Pembinaan IUIPHHK
  • Pengawasan Peredaran Hasil Hutan/Hutan Hak Rakyat
  • Monitoring dan Evaluasi Peredaran Hasil Hutan pada IUIPHHK

Program Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Perlindungan Hutan. Kegiatan

  • Pengamanan Kawasan Hutan
  • Pengadaan Pakaian Dinas Polisi Hutan Lengkap
  • Sosialisasi Bidang Kehutanan
  • Pembuatan dan Pemasangan Papan Larangan dalam Rangka Pengamanan Kawasan Hutan

Program Peningkatan Produksi, Produktivitas dan Mutu Tanaman Perkebunan. Kegiatan

  • Pengelolaan Kebun Bibit Tanaman Perkebunan dan Kehutanan
  • Sosialisasi dan Evaluasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi
  • Peningkatan Intensifikasi Tanaman Kakao
  • Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Statistik Perkebunan Kecil dan Besar
  • Pemurnian dan Pembinaan Pohon Terpilih Sumber Bibit Tanaman Kelapa Dalam
  • Pemberdayaan Penangkar Bibit Tanaman Perkebunan
  • Monitoring Pengendalian HPT Tanaman Perkebunan
  • Pengendalian Penyakit Jamur Akar Putih

PROGRAM-PROGRAM KERJA YANG AKAN DILAKSANAKAN TAHUN 2013

Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan. Kegiatan:

  • Pengadaan Bibit Tanaman Kehutanan dan MPTS

Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Hutan. Kegiatan:

  • Sosialisasi Budidaya Lebah Madu
  • Sosialisasi Pembuatan Bahan Makanan Olahan dari Mangrove
  • Pengelolaan Hutan Kemasyarakatan

Program Peningkatan Kesejahteraan Petani. Kegiatan:

  • Pengembangan Sarana dan Prasarana Lahan

Program Pengembangan Agrobisnis. Kegiatan

  • Pameran Tingkat Kabupaten, Propinsi dan Pusat

Program Peningkatan Usaha Industri Primer Kehutanan. Kegiatan:

  • Stock Opname pada IUIPHHK
  • Pengawasan Peredaran Hasil Hutan/Hutan Hak Rakyat
  • Pembinaan IUIPHHK
  • Monitoring dan Evaluasi Peredaran Hasil Hutan pada IUIPHHK

Program Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Perlindungan Hutan. Kegiatan

  • Pengamanan Kawasan Hutan
  • Sosialisasi Bidang Kehutanan
  • Pengadaan Kendaraan Patroli Kehutanan

Program Perencanaan Makro Bidang Kehutanan dan Pemantapan Kawasan Hutan. Kegiatan

  • Orientasi Pal Batas Kawasan Hutan di Register 

Program Peningkatan Produksi, Produktivitas dan Mutu Tanaman Perkebunan. Kegiatan

  • Pembinaan dan Pengendalian Hama Penyakit Tanaman Perkebunan
  • Pemberdayaan Penangkar Bibit Tanaman Perkebunan
  • Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Statistik Perkebunan Kecil dan Besar
  • Penyediaan Sarana Produksi Perkebunan

Program Pengembangan Peningkatan Penerapan Teknologi Perkebunan. Kegiatan

  • Peningkatan Kualitas Mutu Karet Rakyat
  • Peningkatan Kualitas Mutu Kakao Rakyat
  • Pengelolaan Kebun Bibit Tanaman Kehutanan dan Perkebunan

SUSUNAN ORGANISASI

Susunan organisasi Dinas Kehutanan dan Perkebunan Daerah Kabupaten Serdang Bedagai terdiri atas:

  • Kepala Dinas
  • Sekretaris
  • Bidang Rehabilitasi hutan dan lahan
  • Bidang kehutanan
  • Bidang agrobisnis perkebunan
  • Bidang Budidaya dan Perlindungan
  • Subbag. Umum  dan kepegawaian
  • Subbag. Keuangan dan perlengkapan
  • Subbag. Perencanaan program/akuntabilitas
  • Seksi rehabilitasi hutan
  • Seksi penghijauan lahan
  • Seksi perlindungan, pengamanan hutan dan hasil hutan
  • Seksi tertib peredaran hasil hutan dan pelaporan
  • Seksi bimbingan usaha dan perizinan perkebunan
  • Seksi bina industri dan pengolahan hasil perkebunan
  • Seksi budidaya perkebunan dan perlindungan
  • Seksi penyiapan, pemanfaatan lahan dan perkebunan
  • Kelompok Jabatan Fungsional
  • Unit Pelaksanaan Teknis Dinas (UPTD)




copyright © 2006 WEBSITE PEMERINTAH KABUPATEN SERDANG BEDAGAI V.03, hak cipta dilindungi undang-undang
Jl. Negara No. 300, Sei Rampah, Sumatera Utara 20695, Indonesia. Telp. +62 621 41009, Fax. +62 621 441960
e-mail: [email protected]